Bawaslu Lampung Dorong Strategi Dan Kolaborasi Capai Target Program Nasional
|
Bawaslu Provinsi Lampung mendorong pemetaan strategi dan penguatan kolaborasi untuk mendukung pencapaian target program strategis nasional. Upaya tersebut perlu dipersiapkan sejak dini dengan mempertimbangkan tantangan pelaksanaan serta kondisi anggaran.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono saat memberikan arahan dalam kegiatan Knowledge Sharing yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (30/10/2026).
Achmad Sutiono mengapresiasi pemaparan materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disajikan memberikan tambahan referensi dan pemahaman, khususnya terkait pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pengawasan kepemiluan.
Achmad Sutiono meminta berbagai potensi kendala yang mungkin muncul pada pelaksanaan program kedepan mulai dipetakan. Pembahasan teknis di internal Bawaslu Provinsi Lampung dinilai penting untuk merumuskan langkah konkret dalam mencapai target yang telah ditetapkan dalam rencana kerja.
“Seluruh kendala yang akan dihadapi nantinya harus dipetakan dari sekarang. Rapat-rapat teknis di internal Bawaslu Provinsi Lampung perlu merumuskan seperti apa langkah untuk mencapai target-target yang sudah ditetapkan dalam rencana kerja,” jelasnya.
Selain perencanaan internal, Achmad Sutiono menilai Bawaslu Lampung telah memiliki sejumlah instrumen yang dapat dimaksimalkan untuk mendukung pencapaian target. Di antaranya kampung pengawasan, forum warga, pojok pengawasan, kerja sama dengan perguruan tinggi, pendidikan pengawasan partisipatif, serta komunitas digital.
Menurutnya, jejaring dan komunitas yang telah dibangun tersebut dapat diberdayakan sebagai kontributor dalam memperluas partisipasi masyarakat pada pengawasan Pemilu.
Achmad Sutiono juga mendorong kolaborasi lintas bagian di lingkungan Bawaslu Provinsi Lampung. Dukungan tersebut diperlukan agar program pengawasan yang menjadi bagian dari program strategis nasional dapat terlaksana secara efektif.
“Saya ingin melihat kontribusi apa yang dapat diberikan oleh bagian-bagian lain untuk membantu kerja-kerja pengawasan. Dengan begitu, kita dapat berkolaborasi dalam pencapaian target yang akan ditetapkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga penyelenggara Pemilu. Menurutnya, sejumlah kendala yang selama ini berulang perlu dibahas secara lebih intensif agar ditemukan kesamaan pemahaman dan solusi yang dapat diterapkan pada penyelenggaraan Pemilu mendatang.
“Diskusi dengan sesama penyelenggara Pemilu harus kita intensifkan. Kendala-kendala yang selama ini muncul perlu kita bahas dan rumuskan. Jika terdapat kesimpulan yang dapat disarankan ke tingkat nasional, hal itu bisa menjadi bahan dalam merumuskan regulasi penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang,” jelas Achmad Sutiono.
Menutup arahannya, Achmad Sutiono mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas kinerja kelembagaan.
“Saya berharap semuanya tetap produktif untuk mengawal kinerja Bawaslu menjadi lembaga yang semakin baik, bukan hanya dari citranya, tetapi juga dari kinerjanya,” pungkas Achmad Sutiono.





Editor : Mayu Shofa/Fakhmi Umar
Foto : Aris Munandar