Bawaslu Kota Metro Presentasikan Perkembangan Rencana Aksi Perubahan Peserta PKP.
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Metro melaksanakan kegiatan presentasi dan penyampaian perkembangan Rencana Aksi Perubahan (RAP) oleh peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), Rabu (28/10/2026).
Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Achmad Sutiono menjelaskan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi kepemimpinan, profesionalisme, serta kualitas kinerja aparatur dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta PKP memaparkan perkembangan pelaksanaan Rencana Aksi Perubahan yang telah disusun sebagai bentuk inovasi untuk mendukung peningkatan efektivitas kerja di lingkungan Bawaslu Kota Metro. Pemaparan meliputi tahapan pelaksanaan, capaian sementara, serta berbagai langkah strategis yang telah dilakukan dalam merealisasikan rencana aksi tersebut.
Achmad Sutiono menekankan agar presentasi ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan Rencana Aksi Perubahan, termasuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi selama proses implementasi. Melalui penyampaian perkembangan tersebut, diharapkan peserta dapat memperoleh masukan, saran, dan rekomendasi yang konstruktif guna menyempurnakan pelaksanaan aksi perubahan agar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Diharapkan juga agar Bawaslu Kota atau Kabupaten yang melakukan Rencana Aksi Perubahan agar mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Perubahan tersebut sebagai salah satu upaya mendorong inovasi, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi. Kompetensi kepemimpinan yang diperoleh melalui PKP diharapkan dapat diterapkan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi organisasi dan masyarakat.
Selanjutnya Achmad Sutiono berharap melalui kegiatan presentasi dan penyampaian perkembangan ini, seluruh peserta PKP dapat terus berkomitmen dalam melaksanakan dan menyempurnakan Rencana Aksi Perubahan secara berkelanjutan. Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan tahapan pelatihan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja dan penguatan kelembagaan Bawaslu.
Editor : Yulius
Foto : Rezza Bastian