Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Metro Perkuat Kelembagaan Melalui Ruang Dialog Inovasi Pengawasan dan Penegakan Hukum Pemilu

Foto Ketua dalam giat penguatan kelembagaan Bawaslu Kota Metro dengan Mitra Kerja (15/10)

Bawaslu Kota Metro laksanakan giat penguatan kelembagaan bersama mitra kerja DPR RI, bertempat di Aidia Grande Hotel pada Rabu (15/10).  Hadir pada kesempatan tersebut dari unsur Forkopimda se-Kota Metro, unsur Media, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Akademisi, Penggiat Pemilu, serta perwakilan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya, anggota Bawaslu Provinsi Lampung Hamid Badrul Munir memaparkan "Secara teoritis pemilu adalah pintu awal sistem ketatanegaraan yang nyata dan kita sudah melalui pemilihan serta pilkada berjalan lancar meski ada beberapa catatan pada pilkada di Provinsi Lampung".  "Secara umum pilkada berjalan secara aman kondusif meski ada 1 kabupaten yang harus melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yaitu Kabupaten Pesawaran, paparnya".

Lebih lanjut pada kesempatan ini kegiatan penguatan kelembagaan ini dalam rangka belanja masalah, keputusan MK Nomor 135 Tahun 2025 yang akan berimplikasi pada revisi Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, lanjutnya".  Hamid Badrul Munir juga menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk menyerap aspirasi dari publik dengan narasumber yang langsung berkaitan dengan revisi UU Pemilu yang d rancang di Komisi II DPR RI.

"Sumbang saran bagi Bawaslu dalam penegakan pelanggaran pemilu perlu dilakukan penguatan lagi dengan metode-metode terbarukan silahkan sampaikan pada forum ini, jelasnya"  Pada masa pasca Pemilu dan pilkada bahwasannya Bawaslu tidak hanya rutinitas kantor saja namun kerja-kerja pengawasan tetap dilakukan terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Hal ini menjadi penting sebagai basis data pemilih pada pemilu kedepannya, maka akan jadi basis data bagi penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU untuk menetapkan Daftar Pemilih.  Untuk itu diharapkan partisipasi aktif dalam forum ini untuk perbaikan kerja pengawasan kedepannya.

Hamid Badrul Munir juga menjelaskan bahwa "hari ini pemutakhiran data pemilih ada sebuah trend yang berbeda yaitu, orang yang sudah meninggal dunia dinyatakan hidup".  "Dan pada saat trend data yang dijadikan acuan oleh KPU untuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan saat ini adalah orangnya masih hidup tapi dinyatakan sudah meninggal dunia dan sudah dibahas dalam rakord antara Bawaslu dengan KPU seluruh Indonesia, jelas Hamid".

Menindaklanjuti hal tersebut Bawaslu menggunakan metode uji petik terhadap pemutakhiran data daftar pemilih  berkelanjutan karena bawaslu tidak ada akses data secara langsung.  Pada kegiatan ini banyak hadir dari unsur ormas dan okp maka saya sampaikan agar dapat mensosialisasikan tentang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, karena salah satu keberhasilan pemilu adalah data pemilih yang akurat.  Saat kegiatan tersebut sekaligus diinformasikan tentang rekrutmen pengawasan partisipatif dan dimohonkan kepada peserta  yang hadir dapat berpartisipasi dalam giat rekrutmen dimaksud.

Selanjutnya disampaikan sampaikan juga bahwa Bawaslu se-Provinsi Lampung sudah melakukan pencegahan dan pelanggaran pemilu atau mitigasi sebanyak 14.567 pencegahan.  

Hamid Badrul Munir menutup sambutan denham harapan "kegiatan ini tidak hanya sekedar seremoni silahkan sampaikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penguatan kelembagaan Bawaslu kedepannya dalam rangka revisi Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, tutupnya.

Selanjutnya Ketua Bawaslu Kota Metro, Badawi Idham dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada Pilkada Tahun 2024 di Kota Metro terdapat beberapa catatan namun dalam pelaksanaannya berjalan lancar. "Kami Bawaslu Kota Metro menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menjaga kondusifitas situasi dan kondisi di masyarakat baik pra maupun pasca pemilihan tahun 2024, adanya laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa partisipasi terhadap pelaksanaan pemilihan di Kota Metro cukup signifikan, sampainya".

Semoga sinergitas antar lembaga maupun partisipasi dari masyarakat terhadap pengawasan pemilu/ pemilihan terjalin selaras sehingga mengawasl hak pilih rakyat dalam mewujudkan demokrasi berintegritas khususnya di Kota Metro. 

Martharia Putri

Photo : Dhanes